Sunday, April 29, 2012

Wanita Muslimah Bertanggung Jawab Atas Anggota Keluarganya

Dalam mengarungi kehidupan rumah tangga, seorang wanita muslimah tdk kalah berat dari laki-laki dalam memikul tanggung jawab anggota keluarganya di hadapan Allah.

Bahkan terkadang tanggung jawabnya lebih besar, dikarenakan dia mengetahui seluk beluk dan sepak terjang anak-anaknya dan yg lebih sering berada bersama mereka daripada suaminya.

Wanita muslimah merasakan tanggung jawab yg besar ini, terlebih ketika mendengar sabda Nabi saw :

"Dan wanita adalah pemimpin dalam rumah tangga suaminya, dan dia akan dimintai pertanggung jawabannya terhadap apa yg dia pimpin". (Muttafaqun 'Alaihi)

Sehingga perasaan tanggung jawabnya itu selalu mendorongnya utk selalu memperhatikan anggota keluarganya, dan selalu membantu suaminya dalam mendidik anak-anaknya dan melayani suaminya dgn baik.

Wanita muslimah tdk akan terlalu sibuk dgn berbagai aktifitasnya, namun dia akan fokus dalam rumahnya utk memberikan perhatian yg lebih kepada anak-anaknya.

Namun tentunya tidaklah salah apabila dalam hal nafkah, sang suami tdk mencukupi dan sang istri mempunyai kemampuan utk membantu, juga bagi wanita yg memiliki keahlian khusus, utk berdakwah, berjihad, dll. Apalagi tentunya bagi wanita yg single parents.

Menetapnya wanita dirumah adalah suatu kebaikan, karena dgn demikian dia telah mentaati Allah swt dalam firman-Nya :

"Dan hendaklah kamu (para wanita) tetap di rumahmu, dan jangan berhias dan (bertingkah laku) seperti org-org jahiliyah dahulu". (QS. al-Ahzab:33)

Oleh karena itu berbahagialah wahai para wanita yg tetap berada dalam ketaatan Rabbnya.

Salam !
----------
Quotes :
Belajar Kesabaran dari Asiah, Kesetiaan dari Khadijah, Kesucian dari Maryam, Keikhlasan dari Aisyah, Ketabahan dari Fathimah

Sumber :
Kajian Tematis al-Qur'an
& as-Sunnah # 341

JIMAT ADALAH KEBODOHAN

Fenomena jimat di Indonesia merupakan suatu kepercayaan org bodoh yg mengakar.

Dalil dalil seputar jimat, sbb :

1. Pakai Jimat Adalah Kemusyrikan

”Sesungguhnya jampi-jampi, jimat-jimat dan tiwalah (pelet) adalah syirik”.
[HR. Abu Dawud]

2. Pakai Jimat Membatalkan Syahadat

"Suatu hari Rasulullah membaiat 9 orang dan tidak membaiat 1 orang. Mereka bertanya : Wahai Rosulullah, kenapa engkau membaiat 9 orang dan tidak membaiat orang ini ?. Beliau menjawab : Sesungguhnya dia membawa jimat. Lantas beliau mengulurkan tangannya dan melepas jimat tersebut lalu membaiatnya”.
[HR. Ahmad]

3. Pakai Jimat Adalah Kebodohan

“Barangsiapa menggantungkan sesuatu (sebagai jimat) maka akan dicondongkan tawakalnya kepada benda itu”.
[HR. Tirmidzi]

4. Pakai Jimat Balasannya Neraka Kekal

"Suatu ketika seorang sahabat bergabung hendak berjihad, lalu ditangan sahabat tersebut nampak sebuah tali kulit gelang. Kemudian Rasulullah berkata : Apa yang melilit ditanganmu ?, sahabat itu menjawab : Ini adalah jimat keselamatan. Kemudian Rasulullah bersabda : Kamu tidak akan pernah bisa masuk ke dalam surga buat selamanya !".
[HR. Muslim]

☑ KEMBALI KE TAUHID YANG MURNI

Friday, April 20, 2012

Tulang Rusuk yang Bengkok

Pertanyaan:

Disebutkan dalam sebuah hadits, “Berbuat baiklah kepada wanita, karena wanita itu diciptakan dari tulang rusuk yang bengkok, sedangkan tulang rusuk yang paling bengkok adalah yang paling atas,” dst. Mohon penjelasan makna hadits dan makna ‘tulang rusuk yang paling bengkok adalah tulang rusuk yang paling atas’?

Jawaban:

Ini adalah hadits shahih yang diriwayatkan Bukhari dan Muslim di masing masing kitab Shahih mereka, dari Nabi shalallahu ‘alayhi wasallam. Dari hadits Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu bahwa nabi shalallahu ‘alayhi wasallam bersabda,

“Berbuat baiklah kepada wanita, karena sesungguhnya mereka diciptakan dari tulang rusuk, dan sesungguhnya tulang rusuk yang paling bengkok adalah yang paling atas.Maka sikapilah para wanita dengan baik.” (HR al-Bukhari Kitab an-Nikah no 5186)

Ini adalah perintah untuk para suami, para ayah, saudara saudara laki laki dan lainnya untuk menghendaki kebaikan untuk kaum wanita, berbuat baik terhadap mereka , tidak mendzalimi mereka dan senantiasa memberikan hak-hak mereka serta mengarahkan mereka kepada kebaikan. Ini yang diwajibkan atas semua orang berdasarkan sabda Nabi shalallahu ‘alayhi wasallam, “Berbuat baiklah kepada wanita.”

Hal ini jangan sampai terhalangi oleh perilaku mereka yang adakalanya bersikap buruk terhadap suaminya dan kerabatnya, baik berupa perkataan maupun perbuatan karena para wanita itu diciptakan dari tulang rusuk, sebagaimana dikatakan oleh Nabi shalallahu ‘alayhi wasallam bahwa tulang rusuk yang paling bengkok adalah yang paling atas.

Sebagaimana diketahui, bahwa yang paling atas itu adalah yang setelah pangkal rusuk, itulah tulang rusuk yang paling bengkok, itu jelas. Maknanya, pasti dalam kenyataannya ada kebengkokkan dan kekurangan. Karena itulah disebutkan dalam hadits lain dalam ash-Shahihain.

“Aku tidak melihat orang orang yang kurang akal dan kurang agama yang lebih bisa menghilangkan akal laki laki yang teguh daripada salah seorang diantara kalian (para wanita).” (HR. Al Bukhari no 304 dan Muslim no. 80)

Hadits Nabi shalallahu ‘alayhi wasallam yang disebutkan dalam ash shahihain dari hadits Abu Said al-Khudri radhiyallahu ‘anhu. Makna “kurang akal” dalam sabda Nabi shalallahu ‘alayhi wasallam adalah bahwa persaksian dua wanita sebanding dengan persaksian seorang laki laki. Sedangkan makna “kurang agama” dalam sabda beliau adalah bahwa wanita itu kadang selama beberapa hari dan beberapa malam tidak shalat, yaitu ketika sedang haidh dan nifas. Kekurangan ini merupakan ketetapan Allah pada kaum wanita sehingga wanita tidak berdosa dalam hal ini.

Maka hendaknya wanita mengakui hal ini sesuai dengan petunjuk nabi shalallahu ‘alayhi wasallam walaupun ia berilmu dan bertaqwa, karena nabi shalallahu ‘alayhi wasallam tidak berbicara berdasarkan hawa nafsu, tapi berdasar wahyu yang Allah berikan kepadanya, lalu beliau sampaikan kepada ummatnya, sebagaimana firman Allah Subhanahu wa Ta’ala,

“Demi bintang ketika terbenam, kawanmu (Muhammad) tidak sesat dan tidak keliru, dan tiadalah yang diucapkannya itu menurut kemauan hawa nafsunya. Ucapannya itu tiada lain hanyalah wahyu yang diwahyukan (kepadanya).” (Qs. An-Najm:4)

Sumber:
Majmu Fatawa wa Maqadat Mutanawwi’ah juz 5 hall 300-301, Syaikh Ibn Baaz Fatwa fatwa Terkini Jilid 1 Bab Perlakuan Terhadap Istri penerbit Darul Haq

Thursday, April 19, 2012

MANFAAT ML (JIMA')

☑ Ibnul qoyyim mengatakan manfaat jima’ ada 3;
1.Memelihara/melestarikan keturunan
2.Mengeluarkan sperma yg kalau ditahan dpt membahayakan tubuh
3.Meredakan libido (nafsu syahwat), mendapatkan kelezatan dan bersenang-senang dgn kenikmatan ini, sebagaimana dpt dinikmati di surga nanti.

☑ Para dokter mengatakan bhw Senggama merupakan cara utk menjaga kesehatan. Apabila sperma lama tertahan di skortum, maka ia akan menimbulkan penyakit yg buruk, seperti was-was atau stress. Oleh sebab itu sperma yg tertahan biasanya dikeluarkan dgn sendirinya saat mimpi basah

☑ Ulama mengatakan ada tiga hal yg sebaiknya dilakukan secara rutin :
1.Jangan meninggalkan berjalan kaki dlm kesehariannya sesuai kebutuhan
2.Jangan meninggalkan makan, krn ususnya akan menyempit
3.Jangan meninggalkan senggama krn sumur itu bila tdk dikuras airnya akan melimpah

☑ Muhammad bin zakaria berkata, “Brgsiapa meninggalkan jima’ dlm waktu lama, maka kekuatan sarafnya akan melemah, aliran-alirannya akan tersumbat dan zakarnya mengecil.” Hal ini berlaku pula utk wanita

☑ Ibnu Hazm berkata “Lelaki diwajibkan mencampuri istrinya, minimal sekali dlm satu masa suci, kalau ia tdk mau melakukannya, berarti ia telah melanggar ketetapan Allah yaitu QS. al-Baqarah 222 “Apabila mereka telah suci, maka campurilah mereka ditempat yg diperintahkan Allah kepadamu...”

☑ Ibnu Taimiyah menjelaskan, “Wajib bagi seorang suami menyampuri istrinya dgn cara yg patut, krn hal itu merupakan hak istri yg paling kuat terhadap suaminya dan lebih besar daripada hak mendapatkan makan"

Jadi mau tunggu apa lagi?
Let's do it !

Salam !
----------
Catatan:
Haruskah berwudhu setiap akan memegang dan membaca al-Qur'an? Kalau harus, bgmn dgn alqur'an yg ada di BB/Ipad/laptop dan itu selalu dipegang ? Jawabannya: tidak harus berwudhu

Subhanallah, Syariat Islam yg indah ini tidak membutuhkan kreatifitas kita, sudah cukup jalan menuju surga dgn syariat yg sudah ada

SUJUD SAHWI

Sahwi bermaksud lupa sesuatu. Pengertian dari segi syara adalah terlupa sesuatu di dalam solat. Sujud sahwi adalah sujud yg dilakukan sebanyak dua kali. Bisa dilaksanakan sebelum salam setelah bacaan at-tahiyat atau selepas salam.

Utk SEBELUM salam: dilakukan setelah membaca Tahiyat akhir, sebanyak dua kali sujud lalu salam.

Utk SELEPAS salam: sujud dilakukan sebanyak dua kali sujud dan kemudian memberi salam kembali.

Sujud sahwi dikerjakan tk menutup kecacatan dalam pelaksanaan shalat karena: kelebihan, kekurangan dan ragu-ragu, baik krn jumlah rakatnya, rukunnya atau bacaannya.

Terdapat riwayat yang tersebar di masyarakat tentang bacaan sujud sahwi, dgn lafal, “Subhana man la yanamu wa la yashu (Mahasuci Dzat yang tidak tidur dan tidak lupa).”

Akan tetapi bacaan ini TIDAK ADA DALILNYA, baik dari Alquran, hadis Nabi saw, maupun perbuatan para sahabat. Al-Hafidz Ibnu Hajar mengatakan, “Doa ini tdk ditemukan di kitab hadis mana pun.” (Lihat Talkhis Al-Khabir, 2:88)

TIDAK ADA DOA KHUSUS ketika sujud sahwi, sehingga bacaannya adalah sebagaimana bacaan sujud ketika sujud, misalnya: Subhana Rabbiyal A’la atau yg lainnya.

Ibnu Qudamah ra berkata, “Dan hendaklah dia membaca di dalam sujud (sahwi)-nya bacaan yang diucapkan di dalam sujud ketika shalat, karena sujud sahwi tsb merupakan sujud yg disyariatkan serupa dgn sujud di dalam shalat”. (Al-Mughni, 2:432–433)

Salam !
---------------------
DAGING QURBAN DIKEMANAKAN?

Allah berfirman, “Maka makanlah sebagian (dagingnya) dan berilah makan orang yg tdk meminta-minta dan org yg meminta-minta”. (QS. Al-Hajj 22 : 36).

Pembagian daging qurban yg dikemukakan dlm ayat tsb bersifat umum.

Berbeda dgn zakat yg sdh ditentukan penerimanya, tp utk daging Qurban bs dibagikan kpd semua orang siapa saja tanpa pembatasan org yg miskin maupun yg kaya dan dari agama apapun / non muslim krn ini adalah SYIAR ISLAM, Subhanallah indahnya islam !

4 Golongan Lelaki Yang Ditarik Wanita Ke Nerak

1. AYAHNYA

Apabila seseorang yang bergelar ayah tidak mempedulikan anak-anak perempuannya di dunia. Dia tidak memberikan segala keperluan agama seperti mengajar sholat, mengaji dan sebagainya. Dia membiarkan anak-anak perempuannya tidak menutup aurat .. Seorang Ayah tidak cukup kalau dengan hanya memberi kemewahan dunia saja maka dia akan ditarik oleh anaknya ke neraka.

2. SUAMINYA

Apabila seorang suami tidak mempedulikan tindak tanduk isterinya.
Bergaul bebas di tempat kerja, berhias diri bukan untuk suami tapi untuk pandangan kaum lelaki yang bukan mahram, apabila suami mendiamkan diri ... walaupun dia seorang alim (sholat tidak ditunda, puasa tidak tinggal) maka dia akan ditarik oleh isterinya ke neraka.

3. ABANG-ABANGNYA

Apabila ayahnya sudah tiada, tanggungjawab menjaga maruah wanita jatuh pada abang-abangnya ... jikalau mereka hanya mementingkan keluarganya saja dan adik perempuannya dibiarkan melenceng dari ajaran Islam .. tunggulah tarikan adiknya di akhirat ke neraka.

4. ANAK LELAKINYA

Apabila seorang anak tidak menasehati seorang ibu perihal kelakuan yang haram dari Islam, maka anak itu akan dimintai pertanggungjawaban di akhirat kelak ... nantilah tarikan ibunya.

***

Betapa hebatnya tarikan wanita bukan saja di dunia bahkan di akhirat tarikannya begitu hebat ... maka kaum lelaki yang bergelar ayah / suami / abang lebih baiknya memainkan peranan yang sebenarnya.

Firman Allah Subhanahu Wa Ta ' ala :

"LELAKI ITU PEMIMPIN ATAS WANITA"
(AL-MAIDAH:34)

Hai wanita, kasihanilah ayah anda, suami anda, abang-abang anda serta anak-anak lelaki anda ...

Kasihanilah diri kamu sendiri dengan menjalankan perintah Allah Subhanahu Wa Ta ' ala.

SUJUD TILAWAH & SUJUD SYUKUR

Tilawah artinya bacaan: jadi sujud tilawah adalah sujud bacaan. Apabila kita membaca sampai ayat tsb, kita disunnahkan bersujud, ayatnya disebut ayat sajdah dan hukumnya sunnah.

Menurut Imam Ahmad, ayat sajdah dalam Al-Quran itu ada 15, yaitu:
Akhir surah Al-A'raaf; Ar-Ra'd 15; An-Nahl 49; Al-Israa 109; Maryam 58; Al-Hajj 18; Al-Hajj 77; Al-Furqan 60; An-Naml 26; As-Sajdah 15; Shaad 24; Fus-Shilat 3; An-Najm 62; Al-Insyiqaaq 21; Al-'Alaq 19

Caranya: Apabila saat membaca Al-Quran sampai pd ayat sajdah tersebut, takbirlah dan bersujudlah dgn khusuk sebanyak satu kali.

Kalau berada dlm salat, bertakbir lgsg sujud tilawah, stlh itu kembalilah ke posisi semula (kembali berdiri meneruskan bacaan atau jika ayat tsb merupakan akhir bacaan-terus rukuk).

Adapun bacaan ketika sujud tilawah :
سَجَدَ وَجْهِيْ لِلَّذِيْ خَلَقَهُ وَشَقَّ سَمْعُهُ وَبََصَرُهُ بِحَوْلِهِ وَقُوَّتِهِ

Sajada wajhiya lilladzi khalaqahu wasawwa shaf'ahu wasarahu waquwwatihi

"Wajahku bersujud kepada yg menciptakannya, membuka pendengaran dan penglihatannya dengan daya dan kekuatan-Nya."

Ada dua hadits yg meriwayatkan bacaan tsb, tapi keduanya adalah hadits DHAIF (lemah) sehingga tdk bisa diamalkan yaitu hadits Tirmidzi dari Aisyah dan Baihaqi dari Ibnu Abbas.

Jadi bacaan sujud tilawah itu adalah sama dgn bacaan sujud yg biasa kita lakukan atau sama dgn bacaan sujud sahwi.

SUJUD SYUKUR

Sujud syukur yg kita lakukan karena kita menerima kenikmatan atau mendengar berita yg menggembirakan.

Abu Bakrah r.a, "Bahwa Nabi kita Saw. jika kedatangan berita gembira selalu bersujud kpd Allah." (HR.Bukhari, Muslim)

Sujud dilakukan langsung pd saat mendapatkan kenikmatan, tnp berwudhu, tnp takbir dan tdk mesti menghadap kiblat, bacaannya tdk ditentukan.